National Modificator and Aftermarket Association (NMAA) menggelar seminar bertema sosialisasi Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (RSKKNI). Bedanya, seminar kali ini diadakan secara virtual (Webinar) melalui aplikasi meeting online Zoom. Kegiatan ini diapresiasi penuh oleh Kementrian Perindustrian (Kemenperin) dan platform belanja daring Tokopedia dalam berkolaborasi untuk meningkatkan perkembangan ekosistem modifikasi lokal yang kian bergeliat. Menghadirkan sejumlah panelis yang kompeten di bidangnya.

Dalam sosialisasi yang melibatkan beberapa pelaku dunia otomotif Tanah Air, juga merupakan agenda road to event Tokopedia Indonesia Modification Expo (IMX) 2020. Materi RSKKNI amat penting untuk mencetak modifikator dan Sumber Daya Manusia (SDM) terampil di industri modifikasi otomotif. Selain itu, menciptakan produk aftermarket berkualitas agar dapat bersaing di kancah global. Diikuti oleh sekira 100 orang lebih attendant atau peserta seminar yang terdiri dari modifikator, komunitas, bengkel spesialis modifikasi serta produsen barang aftermarket dimotivasi untuk tetap beraktifitas selama kondisi pandemi saat ini dengan mengoptimalkan penjualan melalui platform belanja daring.

“Kegiatan webinar ini merupakan yang pertama kalinya kami lakukan dengan demi harapan dapat menjaga ekosistem dunia otomotif, khususnya industri aftermarket agar tetap bergeliat di tengah situasi yang membatasi kita sekarang. Terima kasih kepada para panelis yang sudah berkenan memberikan materi dan informasi yang bermanfaat kepada ratusan peserta yang ambil bagian di dalamnya,” ujar Andre Mulyadi, Jumat (8/5).

Kemenperin RI secara simultan terus mendukung tumbuhnya industri modifikasi kendaraan di dalam negeri. Sebab, industri ini dinilai mampu meningkatkan kreativitas, inovasi, serta memacu berkembangnya usaha sektor komponen kendaraan yang digarap sumber daya lokal. Hal ini ditunjukan dengan wujud apresiasi karya anak bangsa di sejumlah pameran otomotif khusus modifikasi dunia seperti Tokyo Auto Salon, Osaka Automesse (Jepang) hingga SEMA Show di Las Vegas (Amerika Serikat).

Berkolaborasi dengan NMAA, Kemenperin saat ini sedang mendorong industri modifikasi Indonesia agar bertaji di negeri sendiri. Hal tersebut juga sejalan dengan visi NMAA dalam usahanya untuk memajukan industri modifikasi dan aftermarket Tanah Air. Apalagi saat ini generasi millenial sedang memiliki passion di bidang otomotif.

“Industri modifikasi itu komunitasnya terus berkembang. Salah satu indikasinya (Indonesia Modification Expo 2019) di Balai Kartini tahun kemarin pengunjungnya didominasi generasi millenial sangat ramai. Tentu jadi kegiatan positif,” ucap Putu Juli Ardika, Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Kemenperin RI. Karena itu Kemenperin RI menginisiasi sertifikasi untuk modifikator-modifikator Indonesia.

“Kita akan secara simultan memberikan pelatihan dengan RSKKNI bidang modifikasi yang sedang disusun. Sehingga nantinya modifikator akan dapat tambahan ilmu yang akhirnya menjadi bisa mengembangkan komponen aftermarket lokal. Pada akhirnya konsumen pun puas karena tenaga kerja modifikator kita memiliki standarisasi kerja yang sama,” papar Putu.

Tingkatkan Jejaring Distribusi

Sedangkan untuk menunjang distribusi produk aftermarket lokal, AVP of Business Tokopedia, David Kartono, memaparkan, komitmen Tokopedia bertransformasi menjadi Super Ecosystem untuk meningkatkan kolaborasi dengan para mitra strategis. Terlebih terus berupaya memberikan platform belanja daring lebih luas untuk masyarakat. Meliputi pelaku industri modifikasi otomotif dalam menyalurkan kreativitas, melalui karya modifikasi dan barang aftermarket. Salah satu wujud konkretnya, Tokopedia menjadi main sponsor expo modifikasi dan automotive lifestyle terbesar di Indonesia, IMX 2020 mendatang.

Harapannya para pelaku industri modifikasi dan aftermarket ini dapat semakin maju dan berkembang bersama.“Tokopedia melihat antusiasme masyarakat terhadap kebutuhan otomotif meningkat. Ditunjukan berdasarkan peningkatan nilai transaksi penjualan kategori otomotif di Tokopedia dari 2019 ke 2019 yang mencapai 22 kali lipat. Sehingga melalui dukungan ini dapat mendorong pelaku modifikasi dan aftermarket berkontribusi terhadap perekonomian di era digital,” tutup David.

Sejumlah panelis lain diantarannya, Founder Yoong Motor Group Indonesia Yomin Sugianto, Wibowo Santosa dari Permaisuri Ban, dan Aris Harvenda selaku NMAA Steering Committee dan jurnalis otomotif. Webinar kali ini dimeriahkan juga oleh penampilan dari ‘DJ Angklung’, Manshur Praditya, membawakan nomor lagu andalannya. Seminar berlangsung selama hampir dua jam, akan tetapi tidak menyurutkan animo pada peserta dalam menyimak paparan para panelis. Banyak diantaranya mengajukan beberapa pertanyaan untuk memperluas pemahaman terkait ekosistem modifikasi lokal secara komprehensif.