Indonesia Modification Expo (IMX) digelar pertama kali pada tahun 2018 untuk pasar modifikasi tanah air. Targetnya untuk memperlihatkan potensi tuner-tuner lokal sejajar dengan para modifikator global. Selain itu untuk membuat industri aftermarket bergairah karena ada wadah yang spesifik untuk memperbesar pasar.

 

Modification Expo Diadakan di Indonesia Mengusung Top 50

Sebagai expo modifikasi pertama di Indonesia, keberhasilan penyelenggaraan IMX sendiri tidak bisa dipandang sebelah mata. Project Director IMX, Andre Mulyadi mengatakan bahwa Amerika Serikat, Jepang serta negara besar lainnya memiliki expo modifikasi sendiri. Kini Indonesia pun punya dan sudah berjalan tahun kedua pada 2019 ini dan diharapkan kembali mendulang kesuksesan seperti tahun lalu.

Apresiasi atas suksesnya acara IMX 2018 diungkapkan pula oleh Menteri Perindustrian (Menperin) Republik Indonesia, Airlangga Hartarto yang mengatakan bahwa Pemerintah sangat mengapresiasi terselenggaranya IMX ini. Beliau yakin jika IMX akan menjadi pintu gerbang industri modifikasi dan aftermarket untuk lebih maju dan bisa bersaing dengan luar negeri. 

Dengan adanya IMX sekiranya dunia modifikasi Indonesia akan terus berkembang dan maju dari tahun ke tahun. Harapan Pemerintah yang diwakili Kemeperin berharap Indonesia Modification Expo bisa menjadi acara tahunan. 

Karena itu selain produk-produk aftermarket, pada IMX juga dipamerkan 50 mobil modifikasi pilihan dalam NMAA TOP 50. Mobil-mobil modifikasi tersebut adalah hasil kurasi yang mewakili kreativitas dan tren tuning Tanah Air. Maka tak heran jika mobil-mobil NMAA TOP 50 adalah yang telah melalui dan dimodifikasi dengan baik.

Bahkan apresiasi sebagai mobil yang terpilh NMAA TOP 50 bukan hanya bisa dipamerkan di Balai Kartini tempat diselenggarakannya IMX, lebih jauh, beberapa mobil ditawar dengan harga fantastis. Misalnya pada IMX 2018 lalu, Toyota Sprinter Trueno AE86 yang ditawar kolektor dengan harga Rp 1,7 miliar. Dan ada pula nilai penawaran terhadap sebuah mobil klasik buatan Gearhead Monkey Garage yang  mencapai 400 ribu dolar Amerika!

 

Bagaimana IMX Lokal Unjuk Gigi di Panggung Dunia?

Dari sisi kualitas modifikasi, mobil-mobil di sini menurut Andre tidaklah kalah dengan buatan tuner luar negeri. Hal tersebut juga dibarengi dengan meningkatnya produk aftermarket lokal. Bahkan beberapa modifikator luar juga sudah mulai ada yang melirik komponen aftermarket dari Indonesia. Kemajuan pemain komponen luar pabrikan dalam meracik akesori juga sudah jauh berkembang. Bahkan ada beberapa pemain aftermarket yang dalam gelaran IMX 2019 nanti akan meluncurkan produk-produk barunya.

Tahun lalu NMAA sebagai penyelenggara IMX sempat membawa mobil modifikasi karya Indonesia ke Osaka Automeese di Jepang. Saat itu sambutannya luar biasa, dan mobil buatan Anak Bangsa tersebut dinilai sebagai salah satu yang paling banyak dapat perhatian para pengunjung karena tampil dengan taste yang berbeda.

Dengan semangat yang sama, setiap mobil modifikasi yang ditampilkan di IMX selalu akan selalu membawa taste berbeda. Dikemas menarik dan diluncurkan tidak hanya untuk Indonesia tetapi untuk para enthusiast dunia, sehingga tidak heran jika setiap mobil modifikasi terbaik yang dihadirkan di IMX selalu menjadi buah bibir dan trend setter sepanjang tahun. 

UntukIMX 2019 akan ada kurator terbaik dari 3 pusat Industri modifikasi dunia yakni Amerika, Jepang dan Australia. Selain itu tentu saja ada perwakilan dari Indonesia.